Minggu, 27 September 2015

masih semangat


tersentak hati ini menangis. Astagfirullah... Bukan 'jelas' kita berhenti , tapi 'jelas' ngambang Antara menginjak dasar atau kemungkinan terbaik. seumpama dalam air berusaha keatas menghirup udara atau malah ke dasar tenggelam menghabiskan stok udara dalam paru-paru "Masih berjuang".
Seperih2nya kemungkinan yang terjadi? Aah aku tak bisa berpikir saat itu.
Karena semua kemungkinan bisa terjadi.
ilmu mengira2 hanya menguras pikiran karna belum jelas kemungkinan mana yang akan kujumpai, memikirkan bahwa kemungkinan yang akan kurasakan adalah menyentuh dasar padahal ga pasti itu hanya menyiksa diri.
Percaya atau tidak, Allah dengan kuasaNya telah mengatur dengan sedemikian rincinya.
Aku bersyukur hidup diantara kalian, yang menggumpalkan nasi hangat dan memaksaku untuk menelan bulat2 tanpa dikunyah. Sakit tapi duri dalam tenggorokan hilang. hahahahaha
percayalah badai akan berlalu dengan cepat.
Ingatlah kawan , kita semua adalah orang2 luar biasa, berjanjilah untuk tetap melihat lurus masa depan yang sempat tersenggol
 tetap doa teman2 {}


Tidak ada komentar:

Posting Komentar