Sabtu, 26 Desember 2015

semangat

Dalam perjalanan meniti kehidupan demi menguak tabir jati diri di dunia ini, dan terus berjuang demi sebuah harapan datangnya masa depan yang lebih terang.
Aku bermimpi sukses dalam hal duniawi tanpa harus keluar dari jalur yang telah digariskan,
Mimpi biarlah mimpi, harapan biarlah harapan, namun yang pasti harus terus berjuang di hari ini tampa peduli kemarin atau esok hari, yang jelas hari ini harus lebih baik dari kemarin dan esok harus lebih baik dari hari ini.

Waktu pun terus bergulir seiring dengan rotasinya bola bumi di sela-sela hiruk pikuknya manusia, dengan jeritan akan setitik impian.

semoga ...
seberkas sinar akan selalu menerangi dalam perjalanan ini
pancaran cahaya akan senantiasa memancar dalam gulitanya hidup ini

terus berjalan dengan kerelaan hati atas apa yang kini kualami dengan apa adanya
kehidupan yang lengkap dengan beragam rintangan ini, diiringi semangat melangkah menuju satu tujuan, jatuh dan bangun itu pasti, yang ada hanya cita-cita ke depan, gemetar seluruh sendi tulangku menahan beban,
kebahagiaan itu laksana kupu-kupu katanya

hari esok dan masa yang akan datang adalah rahasia, jangan pernah gantungkan usaha dengan kecemasan karena esok hari, karena hari inilah milik kita bukan esok atau lusa yang belum tentu usia akan sampai padanya.
semua pasti akan datang sendiri pada waktunya menurutku

pepatah cina "Daripada mengutuki kegelapan lebih baik ambil sebatang lilin dan nyalakan"
tidak ada masalah yang terlalu besar untuk dihadapi, tidak ada langkah yang terlalu panjang untuk dijalani, 
tantangan dan masalah itu sendiri adalah tanda bahwa ada kehidupan, "aku hidup, kita hidup", tidak satu tempat pun di dunia ini yang tanpa masalah, mustahil.
"ketika kita memandang permasalahan dan beban itu berasal dari diri kita, justru pada saat itu sebenarnya kitalah yang sedang bermasalah" Stephen Copey

"When you were born, you cried and the world rejoiced. Live yor life in such a manner that and you die, the world cries and you rejoice" begitulah pepatah kuno yang pernah kubaca

Minggu, 25 Oktober 2015

for 23


Kesepian bukan hanya saat tak ada seorang pun yang menemani, tapi juga saat tak ada seorangpun mengerti apa yang dirasakan hati
Kehilangan yang menyakitkan bukan hanya saat raganya lenyap dari pandangan,tapi lebih ketika kenangannya abadi dalam ingatan
Mungkin aku akan redup di hati atau ingatanmu, gapapa
Sebesar apapun sakitnya,sekuat apapun tekadnya,semampu apapun berusaha ikhlasnya
Aku bukan lupa,aku hanya menikmati kenanganmu dalam seuntai doa

Selasa, 13 Oktober 2015

{()}


Sungguh diluar dugaan, tak seorang pun bisa menebak sesuatu kejadian semenit yang akan datang, sedetik kedepan pun mustahil.
Sangat bahkan
Jika ini salah satu rencanaMu yang indah lancarkanlah, jika ini jalanMu yang Engkau tunjukkan  permudahkanlah, jika ini adalah salah satu doa ku yang Engkau telah ridhoi Alhamdulillah AllahuAkbar
Thanks big for mom, do'amu sampai detik ini selalu untukku, selalu untuk anak-anakmu,terima kasih atas segala restumu untukku, restu kita.
Entah aku disini masih berapa waktu,entahlah.
RencanaMu selalu indah,semoga,amiin

Senin, 12 Oktober 2015

bismillah

Sore pekalongan
Bye kota kelahiran
Ketemu kota ini lagi setelah Dua bulan lebih Quality time with mom,ketawa bareng, jalan2 bareng,  rasanya berat ninggalin, ibu sehat terus yaa, i love you.
aaa matanya berkaca2 pas ku kecup punggung tangan ibu. campur aduk rasanya begitu masuk bus jurusan sukorejo, kedip2 terus nih mata mau nangis tapi malu sama pak sopir *halah hahaha . Hal yang paling aku benci moment ini.
Hey siapa peduli kalo aku takut? Ga ada.
Bismillah menjemput kabar baik for my study.

Selasa, 29 September 2015

you


Di tempat ini,
Hal yang ku takuti benar kurasakan
Begitu asing bagiku jujur
Seharusnya tidak, keterlaluan, tapi memang
Aku belajar banyak hal disini
Ditempat ini aku akan menjadi apa
Di kota ini aku akan jadi bagaimana
Tentunya
Entah kebetulan atau apa
Ditempat ini juga ku bertemu
Di kota ini juga ku melihat
Awal ditempat bersuhu panas ini
Yang terbaik waktu itu, dia
Bahkan sangat terbaik
Semangatku bisa dibilang
Selalu ada, iyaa pasti
Mengenalkan banyak tempat pula , kamu
Memahamiku tentu, pernah di posisiku ceritanya, kita sama
mungkin... Iya kita sama
Terima kasih yang hanya bisa kuucap
budi baikmu yang indah untukku,ternyata blm bisa ku membalasnya maaf untuk itu
Tetaplah disini untukku


Senin, 28 September 2015

kurasa


Tepatnya 7 tahun yang lalu
Kata a yang selalu ingin ku katakan tapi entah selalu untuk e.
Meski kata a keluar,itupun siapa peduli?
Seharusnya melihat orang tidak hanya dari satu sisi tapi dari berbagai sisi.
 Tiap satu titik salah, tanda seru yang ada.
Tak peduli ada dua titik dalam hati.
Tiap dua koma yang kutulis, dan itu salah. Pasti
Apalagi kutulis huruf a?
Ingin keluar dari zona tertekan kurasa,
kurasa bukan marah benci.
Terpukul iya kurasa
Dan kurasa hanya ingin berkata a,tp kurasa a ku terlalu kecil dimata e .
Kurasa juga tak punya segumpal keberanian jika a itu kuucapkan.
Dan satu yang sangat kurasa, kecewa mungkin , bisa jadi.
Aaah aku terlalu sibuk dengan bnyak rasa.
Kakakku2 yang diujung2 sanaaa, ingin ku berkata c saat itu , tapi kurasa lagi nggak penting.
Kata a pun sudah tak ku pedulikan saat ini. Nikmatin prosesnya ajaa.
Hari ini aku bahagia kurasa, sangat bahagia.

Minggu, 27 September 2015

masih semangat


tersentak hati ini menangis. Astagfirullah... Bukan 'jelas' kita berhenti , tapi 'jelas' ngambang Antara menginjak dasar atau kemungkinan terbaik. seumpama dalam air berusaha keatas menghirup udara atau malah ke dasar tenggelam menghabiskan stok udara dalam paru-paru "Masih berjuang".
Seperih2nya kemungkinan yang terjadi? Aah aku tak bisa berpikir saat itu.
Karena semua kemungkinan bisa terjadi.
ilmu mengira2 hanya menguras pikiran karna belum jelas kemungkinan mana yang akan kujumpai, memikirkan bahwa kemungkinan yang akan kurasakan adalah menyentuh dasar padahal ga pasti itu hanya menyiksa diri.
Percaya atau tidak, Allah dengan kuasaNya telah mengatur dengan sedemikian rincinya.
Aku bersyukur hidup diantara kalian, yang menggumpalkan nasi hangat dan memaksaku untuk menelan bulat2 tanpa dikunyah. Sakit tapi duri dalam tenggorokan hilang. hahahahaha
percayalah badai akan berlalu dengan cepat.
Ingatlah kawan , kita semua adalah orang2 luar biasa, berjanjilah untuk tetap melihat lurus masa depan yang sempat tersenggol
 tetap doa teman2 {}


Kamis, 22 Januari 2015

pagi itu

pagi itu,saat kabut masih menyelimuti pagi indah itu, saat matahari masih malu-malu menampakkan sinarnya masih malu menghangatkan bumi, saat dingin menembus tulang, saat embun masih setia membasahi dedaunan, saat suara merdu adzan saling berlomba berkumandang, saat ayam masih enggan berkokok, saat burung masih memejamkan matanya belum berani mengeleuarkan kicauannya, saat itu....  saat aku masih setia dengan selimutku yang sobek, aku dibuat bingung pagi itu, aku dibuat takut pagi itu, aku dibuat menangis pagi itu, aku dibuat penuh pertanyaan pagi itu "ADA APA?", hanya pelukan dari orang-orang yang ku dapat, hanya mata yang berkaca-kaca yang kulihat pagi itu, hanya wajah mengasihani aku yang kurasa pagi itu, tak ada jawaban. ibuku, kakakku,semuanya yang disitu semuanya menangis gugup. hanya satu orang yang diam tenang "BAPAK" wajah tenang pucatnya terlihat sedikit dari balik pintu kamar mandi.yang kurasa hanya 'bingung dan takut, bingung dan takut'Hingga terdengar salah seorang mengucapkan innalillahiwainailaihiroji'un aku pun masih tak mengerti, hingga salah seorang berkata dia meninggal aku masih sama sekali tak mengerti, aku semakin takut.Sabtu, 16 April 2005 Beliau menutup usianya saat usiaku 8 tahun
cerita gimana kejadian 11 tahun lalu itu di coret-coretan curhatanku selanjutnya :)