aku
selalu gagal saat ku mencari-cari wajahnya, dengan mata terpejam sekalipun tetap gagal, iya,mungkin sedikit yang terekam diotakku. yang ku ingat, kita selalu terpejam bersama, dan ku terlelap didalam pelukanmu di tengah dingin sunyi malam. memori tertajam adalah candaan terakhirmu sebelum pagi itu, lainnya samar. dan setelah pagi itu, yang kuingat hanya ku daratkan kecupanku ke pipinya, itupun masih samar jika ku mencoba mengingat wajahnya lagi. setidaknya aku mengenal sosoknya.
ayah